Thursday, 04 June 2026
Kategori
News

FKMB Akan Kepung Dinkes Kabupaten Bogor, Desak Kadinkes Dicopot

FKMB Akan Kepung Dinkes Kabupaten Bogor, Desak Kadinkes Dicopot

Forum Keluarga Mahasiswa Bogor (FKMB) menyatakan sikap keras terhadap dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan Pneumatic Tube System (PTS) di RSUD Leuwiliang Kabupaten Bogor dengan nilai anggaran sebesar Rp777.976.800 yang saat ini menjadi perhatian publik.

Bagi kami, dugaan persoalan ini bukan sekadar masalah administrasi proyek atau kesalahan teknis birokrasi. Ini adalah persoalan moral. Ini adalah persoalan tentang bagaimana uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk pelayanan kesehatan justru diduga menjadi ruang permainan anggaran.

Sektor kesehatan tidak boleh diperlakukan seperti ladang proyek. Rumah sakit bukan tempat bancakan kepentingan. Ketika dugaan korupsi muncul di lingkungan pelayanan publik, maka yang dirusak bukan hanya sistem anggaran, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

FKMB menilai bahwa munculnya dugaan persoalan dalam proyek pengadaan PTS RSUD Leuwiliang memperlihatkan lemahnya pengawasan dan buruknya tata kelola di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Karena itu, kami memandang bahwa persoalan ini tidak cukup dijawab dengan klarifikasi normatif atau bahasa birokrasi yang berputar-putar.

Publik membutuhkan keberanian pemerintah untuk bertindak tegas.

Kami mendesak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor agar segera mengusut tuntas dugaan korupsi tersebut secara terbuka, profesional, dan tanpa tebang pilih. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tetapi tumpul terhadap kekuasaan.

Selain itu, FKMB secara tegas mendesak Bupati Bogor untuk segera mencopot Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif atas dugaan bobroknya pengawasan dalam proyek pengadaan tersebut.

Bagi kami, pencopotan itu penting dilakukan untuk memulihkan kepercayaan publik. Sebab jika dugaan persoalan sebesar ini saja tidak direspons dengan langkah tegas, maka masyarakat akan semakin kehilangan keyakinan terhadap keseriusan pemerintah dalam memberantas korupsi.

Kami juga mengingatkan bahwa anggaran kesehatan bukan sekadar angka dalam APBD. Di balik setiap rupiah yang diduga disalahgunakan, ada hak masyarakat yang terabaikan. Ada rakyat kecil yang membutuhkan pelayanan kesehatan layak. Ada warga yang berharap rumah sakit menjadi tempat penyelamatan, bukan tempat lahirnya dugaan permainan proyek.

FKMB menegaskan bahwa mahasiswa dan pemuda tidak akan tinggal diam melihat dugaan penyimpangan anggaran yang menyangkut kepentingan publik. Kami siap mengawal persoalan ini sampai tuntas sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat Kabupaten Bogor.

Karena bagi kami, diam terhadap dugaan korupsi sama saja membiarkan kebusukan terus tumbuh di tubuh birokrasi.

COPOT KADINKES SEKARANG JUGA!

USUT TUNTAS DUGAAN KORUPSI RSUD LEUWILIANG!

JANGAN JADIKAN KESEHATAN RAKYAT SEBAGAI LADANG PROYEK!

Hormat Kami, FORUM KELUARGA MAHASISWA BOGOR

Muhamad Fahri Ardian
Ketua Umum FKMB